• Desain Rumah

    Kamar Anak Perempuan dengan Desain yang Imut

    Mini Mouse

    Menambahkan karakter kartun untuk desain kamar anak tidak serta merta membuatnya menjadi ruangan yang kekanakan. Cara menyiasatinya adalah dengan meletakkan karakter kartun tersebut sebagai pendukung, seperti seprai atau tirai jendela. Sedangkan dinding kamar dan furnitur lain menggunakan warna-warna menyesuaikan sosok karakter kartun tersebut, sehingga kamar tetap tampak minimalis dan catchy.

    Princess Alike

    Anak perempuan mayoritas senang menjadi putri, tetapi mendekorasi kamar mereka dengan hiasan kastil akan tampak terlalu mencolok. Guna menyiasatinya, dapat memilih furniture pendukung yang cantik khas putri, seperti kelambu tempat tidur berwarna putih dan bentuk lampu kamar unik. Dominasi warna putih dan soft pink sudah cukup untuk memberikan “rasa putri”.

    Simple White

    Remaja putri cenderung lebih menyukai desain kamar yang benar-benar sederhana tetapi tetap memiliki cita rasa perempuan yang menonjolkan identitas mereka. Warna putih yang dipadukan dengan sedikit biru tua merupakan kombinasi warna yang tepat untuk memenuhi konsep sesuai keinginan hati mereka.

    Soft Peach

    Tidak hanya warna putih saja, tetapi warna-warna kalem seperti peach juga dapat menjadi alternatif pemilihan warna untuk desain kamar remaja putri. Untuk warna peach tersebut dijadikan sebagai warna dinding dan perabotan, sedangkan lantai menggunakan custom kayu cokelat. Untuk sedikit memberi nyawa, dapat ditambahkan sedikit aksen warna hijau cerah.

    Kamar Anak Perempuan Tidak Harus Didesain Berlebihan

    Melalui referensi-referensi desain kamar untuk anak perempuan di atas, dapat disimpulkan bahwa kamar mereka tidak selalu identik dengan desain rumit yang kekanakan. Dengan penerapan konsep desain minimalis yang tepat, termasuk di dalamnya pemilihan warna dan perabot, maka kamar mereka pun akan tetap tampak nyaman sekaligus mereferensikan identitas pemiliknya dengan baik.

  • Desain Rumah

    Inspirasi Desain Minimalis Untuk Kamar Tidur Anak Perempuan

    Biasanya, orang tua yang memiliki anak perempuan senang mendekorasi kamar buah hati mereka secara berlebihan karena menganggap sang anak akan menyukainya. Padahal, banyak anak perempuan yang lebih menyukai desain sederhana dan tidak mencolok, terutama saat usia mereka semakin bertambah. Berikut referensi desain kamar anak perempuan berkonsep minimalis yang dapat dicoba.

    Black & White

    Konsep ini lebih sering diterapkan pada kamar anak laki-laki atau orang dewasa yang berstatus lajang. Namun sebenarnya konsep mengombinasikan antara warna putih dan hitam ini dapat diterapkan pada kamar anak perempuan, khususnya remaja putri. Warna putih jelas lebih mendominasi karena jika dibalik kamar justru akan terasa terlalu suram karena gelap.

    Butterflies

    Corak kupu-kupu di sini berupa hiasan-hiasan menyerupai origami yang ditempelkan di salah satu sudut dinding kamar berwarna cokelat. Sementara dinding lain dan lantainya berwarna putih. Untuk memberikan keseimbangan warna, maka ungu dipilih sebagai warna dasar ranjang meski badan ranjang dan nakas yang mengapitnya berwarna putih dengan sedikit sentuhan turqoise.

    Go Green

    Menerapkan warna hijau pada kamar anak akan memberikan kesan menenangkan. Tetapi penggunaannya juga harus ditata sebaik mungkin agar tidak terlalu berlebihan sehingga tampak norak. Contohnya cukup perabotan saja yang menggunakan warna hijau, sedangkan cat ruangan dapat dipadukan antara warna cokelat yang terakhir ditambahkan dengan sentuhan warna biru langit.

    Kompartemen Style

    Beberapa rumah hanya memiliki sisa ruang yang kecil sebagai kamar anak. Untuk menyiasati agar tidak terasa sempit, maka dapat menggunakan konsep ala kompartemen, yakni ranjang kecil seukuran sofa di mana bagian atasnya diletakkan laci gantung untuk meletakkan beberapa barang. Posisikan di sudut ruangan, kemudian tambahkan meja belajar di sudut lain.

  • Desain Rumah

    Teknik Membuat Rumah Anda Memiliki Dekorasi Ala Scandinavian

    Semakin modern zaman berkembang, orang-orang cenderung menerapkan konsep rumah dari negara lain untuk diadaptasi. Salah satu desain yang sedang populer saat ini adalah rumah dengan konsep Scandinavian. Apa itu? Yaitu rumah dengan meniru konsep hunian lima negara Nordik, yaitu Denmark, Finland, Norway, Iceland dan Sweden. Biasanya, rumah masyarakat di negara-negara tersebut cenderung simpel, minimalis, tapi sangat fungsional. Tidak heran jika banyak yang suka dengan konsep Scandinavian ini.

    Lalu, bagaimana cara menerapkannya pada rumah Anda? Maka perhatikan hal-hal dan teknik-teknik berikut ini.

    1. Cat Tembok Putih adalah Kunci Utama Rumah Berkonsep Scandinavian

    Ciri paling dasar sebuah rumah menganut konsep Scandinavian adalah cat tembok berwarna putih bersih. Seperti yang tertulis dalam deskripsi rumah Scandinavian, rumah bercat putih cenderung simpel, memberikan efek minimalis, dan bersih. Namun, jika Anda merasa warna putih terlalu monoton, cobalah warna-warna netral lain seperti abu-abu tebal pada beberapa ruangan. Misalnya, warna ruang tamu putih, warna ruang santai abu-abu. Tidak apa dengan perpaduan warna lain, asalkan tetap memakai warna-warna netral dan tidak mencolok seperti kuning, merah, biru, atau hijau.

    2. Penggunaan Motif Perabotan yang Minimalis

    Saat memilih perabotan usahakan tidak memilih yang bermotif ramai. Misalnya, daripada memilih sofa bermotif floral, lebih baik sofa polos berwarna abu-abu. Jika ingin menambahkan motif, maka motif garis-garis atau abstrak berwarna monokrom lebih dianjurkan. Namun, jangan diterapkan pada semua perabotan, cukup beberapa yang bermotif demikian.

    3. Furniture dengan Unsur Kayu adalah Ciri Khusus Scandinavian House

    Rumah dengan desain interior Scandinavian, punya ciri khusus pada perabotan seperti kursi, meja, rak, atau lemari, yaitu menggunakan kayu sebagai bahan dasarnya. Kayu bisa yang berwarna cokelat mengkilat, atau krem alami. Unsur tersebut ditujukan untuk memberi kesan kembali pada alam, dan rumah pun terasa lebih homie.

  • Desain Rumah

    Tips Dekorasi Ala Scandinavian yang Keren Abis

    1. Memberi Hiasan Tanaman pada Rumah Bergaya Scandinavian

    Selain menerapkan unsur kayu, rumah Scandinavian juga dapat lebih hidup jika diberi tanaman di dalamnya. Anda bisa memberi tanaman sintetis atau asli, tergantung selera. Tanaman tersebut juga akan menghilangkan kesan monoton pada tampilan rumah. Namun perhatikan juga, jangan terlalu banyak meletakkan tanaman karena rumah akan terlihat penuh dan tidak simpel lagi.

    2. Perhatikan Desain Rumah yang Lebih Fungsional

    Salah satu alasan masyarakat modern menyukai desain rumah Scandinavian adalah karena setiap tata letak perabot yang tampak seperti pajangan, adalah sesuatu yang berguna, alias barang-barang diletakkan di tempat yang memang ditujukan dan difungsikan untuk itu, bukan sekadar hiasan. Contohnya saja, rak buku yang didesain cantik tapi berguna untuk meletakkan buku. Posisi meja makan dan kursinya yang memang difungsikan untuk makan, dan lain-lain.

    3. Taman Terletak di Belakang Rumah untuk Ketenangan Penghuni

    Taman di depan rumah memang sudah biasa, tapi fungsinya kadang hanya untuk mempercantik rumah dan jarang digunakan untuk quality time bersama keluarga. Berbeda halnya dengan taman di belakang rumah, selain memberi udara segar, juga dapat dipakai untuk bersantai tanpa takut privasi terganggu atau dilihat orang di jalanan.

    4. Dekorasi Minimalis Pada Jendela dan Cermin untuk Tampilan Ruangan yang Luas

    Jendela biasanya menjadi tempat yang tidak luput dari dekorasi. Biasanya diberi gorden bunga-bunga atau renda-renda. Namun, untuk rumah Scandinavian, sebaiknya jendela dibiarkan kosong tanpa hiasan. Jika memakai gorden pun gunakan yang polos dan tipis. Selain itu, letakkan juga cermin besar pada ruangan tertentu untuk memberi kesan luas pada ruangan.

  • Desain Rumah

    Inspirasi Keren Desain Interior Rumah Gaya Bohemian untuk Hidup yang Lebih Berwarna

    Selera orang memang berbeda-beda, begitu pula ketika menentukan desain untuk hunian sesuai karakter yang dimiliki tiap individu. Ada yang suka desain simple dan bersih, ada pula yang gemar mendekor rumah dengan glamour dan berkilauan. Namun, yang tidak biasa adalah desain rumah bergaya nyentrik tapi tetap menarik. Seperti rumah bergaya bohemian, atau lebih sering disebut model rumah boho-chic. Tidak banyak yang tahu seperti apa interior rumah bohemian dan bagaimana cara mendandani rumah supaya tampil boho-chic.

    Oleh sebab itu, berikut ini ada beberapa inspirasi desain bohemian yang wajib Anda intip. Seperti apa saja?

    1. Interior Bergaya Bohemian Selalu Fokus pada Warna-Warna Terang dan Berani

    Berbeda dengan interior rumah bergaya scandinavian, minimalis, atau lainnya yang lebih menekankan penggunaan warna netral dan soft, maka interior bohemian lebih menggunakan warna-warna ngejreng. Biasanya merah tua, merah bata, kuning gelap, jingga, biru, hijau dan warna-warna lainnya. Selain itu, interiornya tidak berfokus pada satu warna, tetapi bermacam-macam warna yang saling tabrak sehingga memberi kesan ramai. Misalnya, warna dinding adalah perpaduan antara merah, putih dan jingga. Semakin banyak warna maka semakin chic.

    2. Teksture Perabotan yang Beraneka Ragam

    Seperti yang sudah dijelaskan jika rumah bergaya bohemian cenderung tabrak-tabrak warna. Ini juga berlaku pada penataan ruangannya, yang biasanya tabrak sana-sini. Alias tidak teratur. Anda dapat meletakkan karpet dalam posisi miring, meja di pinggir bahkan di tengah, pot di beberapa tempat, ornamen di mana-mana. Namun, meskipun terkesan tidak keruan tetapi harus diperhatikan juga keindahannya, tidak bisa sembarangan dan malah jadi berantakan.

    3. Ornamen-Ornamen Unik Khas Bohemian adalah Hal Wajib

    Rumah bergaya bohemian pasti tidak lepas dari ornamen-ornamen antik. Biasanya barang-barang lawas atau yang unik seperti dreamcatcher, patung-patung kecil, lukisan, kain tapestry, hiasan dinding beraneka ragam, perhiasan, dan lain-lain. Jika Anda kesulitan mencari benda-benda tersebut, coba pakai benda-benda lawas yang dicat ulang, atau membuat kerajinan kain buatan sendiri. Misalnya, hasil sulaman bergambar flora atau fauna, bantal dengan sarung bermotif rumit dan lain-lain.

  • Desain Rumah

    Model Desain Interior Rumah Gaya Bohemian yang Bagus dan Kekinian

    1. Tanaman Dalam Pot Akan Menambah Nuansa Khas Bohemian

    Bukan hanya terlihat klasik, interior bohemian juga tampak menyatu dengan alam. Inilah mengapa penambahan tanaman dalam pot akan sangat membantu penataan ruangan. Anda dapat meletakkan pot tanaman hijau di atas meja, di jendela, dan bahkan digantung di langit-langit maupun dinding.

    2. Aksesoris Kain Berumbai

    Kain berumbai ini bisa termasuk karpet yang berumbai, hiasan dinding dari kain yang dibuat rumbai-rumbai, bantal dengan sarung rumbai, selimut berumbai, taplak meja berumbai, dan lain sebagainya. Tidak perlu semua kain hiasan harus berumbai, cukup beberapa aksesoris saja.

    3. Karpet Khas Timur Tengah untuk Tampilan Lebih Chic

    Rasanya ruangan kurang terasa bohemian tanpa karpet dengan motif khas Turki maupun negara-negara Timur Tengah lainnya. Karpet ini, entah diletakkan secara miring, horizontal atau pun vertikal, pasti harus ada di sebuah ruangan bergaya bohemian. Tidak menutupi keseluruhan lantai pun tak apa, asal ada karpetnya.

    4. Kursi Rendah dan Bermotif

    Tidak seperti kursi-kursi gaya industrial yang simpel, kursi-kursi di rumah bergaya bohemian didominasi oleh sofa berkaki pendek, atau kursi berkaki pendek lainnya. Terkadang kursi ini bahkan diganti dengan ayunan khas yang diberi bantalan di dalamnya. Kursi-kursi pendek ini pun diberi lapisan dari kain dengan motif tertentu. Sofa yang dipakai pun tak harus berwarna kelabu atau polos, bisa saja yang motifnya ramai dengan bantal-bantal berwarna-warni.

  • Desain Rumah

    Model Rumah Modern yang Banyak Digemari

    Membangun sebuah hunian, terutama rumah, memang susah-susah gampang. Banyak faktor yang perlu dipertimbangkan untuk membuat sebuah rumah terasa nyaman, sesuai yang diharapkan, tapi juga tidak menelan biaya yang tinggi. Selain itu, desain rumah pun disesuaikan dengan perkembangan zaman. Seklasik apa pun rumah Anda, jelas sekali sulit untuk meninggalkan faktor modern. Selain itu, material yang terdapat di pasaran pun kebanyakan mendukung pembangunan yang bersifat kekinian. Sulit mencari bahan-bahan yang terlalu klasik.

    Country House dengan Desain Unik di Tanah yang Tidak Rata

    Kesulitan terbesar seseorang ketika akan mendirikan bangunan adalah kekhawatiran dengan kontur tanah yang tidak rata. Namun, sebenarnya Anda dapat mengakalinya, dan malah membuatnya lebih spesial dengan desain rumah seperti pada gambar. Rumah berbentuk korek api, dengan atap datar dan berbentuk huruf L.

    Smart Country House dengan Desain Super Unik

    Zaman modern seperti ini, tidak ada salahnya menerapkan smart house pada rumah Anda. Smart house biasanya dibangun dengan material jadi yang bisa dibongkar pasang. Seperti pada rumah pada gambar. Sebagian materialnya, baik kayu, besi, dan lain-lain dapat dibongkar pasang sesuai keinginan. Rumah seperti ini cocok untuk Anda yang suka berpindah-pindah hunian.

    Modern House dengan Basemen untuk Garasi

    Memiliki lahan yang sempit bukan menjadi alasan tidak mempunyai garasi mobil atau motor. Cobalah menerapkan rumah dengan basemen di bawahnya, dengan begitu rumah utama Anda akan tetap luas, sedangkan di bagian bawah ada tempat untuk memarkir kendaraan.

    Rumah Putih Bersih untuk Menciptakan Kesan Luas, Elegan dan Modern

    Warna putih memang tidak terbatas zaman. Tinggal disesuaikan dengan desain yang saat ini sedang populer, maka rumah Anda akan tampil paling menawan.

  • Desain Rumah

    Inspirasi Desain Rumah Modern yang Membuat Rancangan Hunian Anda Lebih Keren

    Oleh sebab itu, untuk mewujudkan rumah impian Anda, berikut ini adalah beberapa contoh desain rumah modern yang akan membuat tempat tinggal Anda lebih unik dan keren.

    1. Modern House Bertingkat yang Simpel tapi Beda dari yang Lain

    Rumah dengan satu pintu di tengah-tengah, langsung menghadap ke halaman biasanya ditemukan pada desain rumah minimalis perkotaan yang sempit. Namun, rumah dengan satu pintu juga bisa diterapkan di rumah yang sebenarnya masih punya lahan luas. Membuat lorong kecil sebelum memasuki pintu dengan penerangan lampu kuning dapat memberi kesan yang hangat tapi misterius. Tidak lupa jendela kaca yang tinggi juga akan memberi efek berbeda. Selain itu, Anda bisa mencoba membangun garasi di bawah rumah utama, sehingga lahan untuk rumah tetap terkesan luas tapi Anda juga memiliki ruang penyimpanan kendaraan sendiri.

    2. Country House Minimalis Modern dengan Halaman yang Luas

    Country house, atau rumah pedesaan juga menjadi pilihan terbaik untuk inspirasi desain rumah Anda. Apabila bosan dengan country house ala daerah asal, Anda bisa mencoba desain country house ala luar negeri. Ruangan bagian dalam dibiarkan terbuka tanpa sekat, dan penggunaan pintu kaca dan jendela kaca yang tinggi akan menyatukan antara ruang bagian dalam dan halaman, sehingga tampak lebih menyatu dengan alam. Dinding bata bisa diberi lapisan bebatuan alam atau keramik dengan motif kayu, atau malah kayu sungguhan. Atap rumah menggunakan genting atau asbes tebal yang tidak panas. Namun, rumah seperti ini lebih baik diterapkan di wilayah pegunungan yang dingin daripada daerah pesisir yng panas.

    3. Classic Modern House yang Luas ala Eropa

    Rumah dengan desain klasik ala Eropa biasanya terkesan kokoh, besar, dan luas. Material pada dinding lebih baik mempertahankan motif batu bata daripada dilapisi semen dan dicat warna-warni. Jangan lupa untuk memberi ruang untuk garasi mobil di samping rumah utama. Perhatikan juga pencahayaan supaya rumah tidak terkesan terlalu suram atau terlalu cerah.

  • Desain Rumah

    Desain Rumah Tema Coastal yang Banyak Dicari

    Perkembangan desain rumah sekarang ini benar-benar membantu tiap orang menemukan hunian favoritnya. Sebuah rumah di desa maupun kota, kini dibangun tidak hanya mengikuti tradisi atau desain mainstream yang ada di sekitarnya, tapi bisa membuat sesuatu yang berbeda dan menciptakan atmosfer unik ketika orang-orang masuk ke dalamnya. Salah satu tipe desain yang diminati akhir-akhir ini adalah rumah dengan interior coastal. Yakni desain rumah yang mengedepankan suasana seperti berlibur di pantai, sehingga terkesan nyaman, hangat, dan tenang.

    1. Pola Garis-Garis untuk Membentuk Ruangan Terkesan Coastal

    Pola garis-garis, terutama garis berwarna putih-biru adalah yang sering digunakan untuk desain rumah coastal. Contohnya bisa diterapkan pada karpet. Pola garisnya tidak harus vertikal atau horizontal saja, bisa berpola lebih rumit tetapi menggunakan dua warna tadi. Dapat juga diterapkan gorden maupun bantal sofa. Namun, sebenarnya tidak pola garis pun tidak masalah, yang terpenting perabot tersebut dengan warna putih-biru. Perpaduan warna tersebut memang menciptakan kesan seperti pantai dan laut, juga memberi ketenangan pada penghuninya.

    2. Pot Berisi Tanaman untuk Menguatkan Kesan Natural

    Interior bergaya coastal juga akan lebih fresh jika ada tanaman yang menjadi pelengkap. Tanaman bisa diletakkan dalam pot, entah pot yang terbuat dari kayu, porselain, atau anyaman rotan. Warna hijau dan kesan alami adalah tujuan dari peletakkan pot-pot tersebut. Cukup satu atau dua tidak masalah, tidak perlu terlalu banyak.

    3. Pernak-Pernik yang Berhubungan dengan Laut

    Apabila Anda memiliki miniatur kapal layar, pajangan berbentuk setir kapal, papan seluncur, dayung, ban pantai, surat yang dimasukkan botol, atau barang-barang yang identik dengan laut dan pantai. Maka pasang saja sebagai hiasan. Dijamin rumah Anda akan terasa sekali nuansa coastal-nya.

    4. Desain yang Sederhana pada Kayu dan Perabotan Lainnya

    Tema coastal cenderung bersih, rapi tapi nyaman, sehingga perabotannya pun dipilih yang tidak rumit. Desain kayu pada jendela, atap, atau perabotan lain dibuat sederhana dan tidak terkesan tebal. Biasanya supaya memberi efek luas pada ruangan.

  • Desain Rumah

    Ide Desain Interior Rumah Bergaya Coastal Buat Hari-Hari Lebih Santai Seperti di Pantai

    Beberapa ide interior coastal yang dapat Anda tiru adalah seperti berikut ini;

    1. Jendela dan Pintu yang Lapang untuk Suasana coastal yang Cerah di Dalam Rumah

    Rumah bergaya coastal mengedepankan cahaya alami sinar matahari, sehingga jendela dan pintu rumah dibuat melebar. Bahkan seolah-olah bagian dalam rumah menyatu dengan halaman di luar dan menciptakan kesan luas pada ruangan, juga lebih natural. Hal ini pula yang mendasari mengapa rumah coastal biasanya memakai dinding berwarna putih, atau wana-warna netral yang kalem tapi cerah.

    2. Interior Memakai Warna Natural atau Pucat

    Seperti yang sudah dibahas bahwa desain interior coastal selalu tampak cerah. Namun, cerah di sini bukan berarti perabot yang digunakan menggunakan warna mencolok, malah sebaliknya, warna yang dipakai adalah warna pucat dan terkesan natural. Dinding yang putih, perabot berwarna biru lembut atau abu-abu. Bisa juga dengan warna-warna tebal seperti navy, tapi biasanya tidak digunakan pada semua perabot, hanya sebagian kecil. Memberi aksen warna lain seperti kuning atau merah pun tidak masalah, tetapi tidak berlebihan. Tekankan pada warna-warna senada, supaya ruangan tidak terkesan ramai dan sumpek.

    3. Material Perabot yang Natural untuk Memberi Kesan Dekat dengan Alam

    Jarang sekali ditemukan perabot pada desain coastal yang menggunakan alumunium mengkilat, jika ada pun hanya untuk aksen-aksen tertentu. Paling umum adalah memakai perabot natural seperti dari kayu, atau meja yang terbuat dari anyaman rotan. Selain itu, pernak-pernik pun dipilih dari bahan alami seperti cangkang kerang, batuan kali, jerami, atau bahkan rumput laut. Kadang tali tambang pun digunakan untuk membuat perabotan lebih alami.