15 Agustus 2021 Apa Alasan Pakai Behel Melalui Layanan Dokter Gigi Jogja?

Apa Alasan Pakai Behel Melalui Layanan Dokter Gigi Jogja?

Menggunakan behel, bisa jadi solusi untuk membuat tampilan gigi lebih menarik. Tapi memang tidak semua orang perlu menggunakannya. Anda bisa konsultasi terlebih dahulu dengan dokter gigi Jogja atau dokter terdekat, agar bisa diketahui apakah kondisi alat kunyah Anda terindikasi wajib pakai behel atau tidak.

Behel merupakan alat khusus yang dipasang di area dalam mulut, biasanya terbuat dari kawat yang dibentuk menyesuaikan kondisi gigi. Fungsinya, untuk memperbaiki susunannya dan meminimalisir pertumbuhan yang tidak rapi.

4 Alasan Anda Wajib Pakai Behel

Ada empat alasan mengapa seseorang akan dianjurkan dokter untuk menggunakan alat kawat tersebut. Jika Anda masuk kriteria salah satu alasannya, maka sudah saatnya untuk konsultasi dengan ahli dan pakailah behel sesuai anjuran dokter supaya hasil penggunaannya memuaskan.

Kondisi Tidak Normal Pada Rahang

Ketika kondisi rahang tidak normal, ada yang akhirnya memiliki barisan depan bagian atas dan depan bagian bawah tidak serasi ketika menutup mulut. Hal ini akan menyebabkan ketidaknyamanan seseorang saat bercakap-cakap atau melakukan aktivitas menggunakan gigi seperti mengunyah dan menggigit.

Makanya, perlu dilakukan upaya merapikannya dengan behel yang akan membuat bagian mulut yang terbuat dari struktur yang sama dengan tulang itu berada pada posisi normal dan gigi jadi serasi antara bagian atas dan bawah.

Gigi yang Tumbuh Tidak Normal

Tidak sedikit orang yang mengeluhkan gigi mereka yang tumbuh tidak normal dan rapi. Ada yang menumpuk di bagian depan sehingga membuat kurang percaya diri ketika harus tersenyum. Ada juga kebalikannya, dimana antara posisinya memiliki jarak yang cukup jauh sehingga terlihat jarang dan tidak menarik.

Kondisi ini masih bisa diperbaiki menggunakan behel, dimana kontur behel akan disesuaikan dengan kondisi proporsional gigi Anda.

Rahang Bawah Lebih ke depan

Kondisi ini sering disebut dengan istilah cameh, ada yang membiarkannya saja sehingga menjadi salah satu ciri khas. Tapi, ada pula yang akhirnya memilih menggunakan behel dengan alasan untuk membuat tampilan wajah lebih proporsional dimana bibir bagian atas dan bawah bisa mengatup sejajar.

Rahang Atas Lebih ke Depan

Kebalikan dengan kondisi sebelumnya, sering juga disebut tonggos. Untuk mengatasinya bisa pakai behel yang akan membantu mengembalikan kedudukan gigi normal, dimana jajaran gigi bagian atas akan ditarik ke belakang melalui pemakaian behel secara rutin.

5 Jenis Behel yang Bisa Anda Pilih

Untuk membantu mengembalikan kondisi gigi yang estetis dan berfungsi dengan baik, maka Anda biasanya akan diberikan beberapa pilihan jenis behel oleh dokter gigi Jogja yang dipilih sebagai tempat pemasangan behel. Tentunya melalui penggunaan layanan di opaldentalindonesia.com. Apa saja jenisnya?

Permanen

Jenis ini biasanya terbuat dari bahan kawat yang dibentuk kotak, kemudian dilekatkan di bagian depan setiap gigi. Lalu dihubungkan dengan kawat lain antar gigi. Fungsinya, untuk mengembalikan posisi gigi pada kondisi normal.

Saat ini, sudah banyak pilihan bahan behel permanen, bukan hanya kawat saja. Contoh, bahan keramik atau bahan tembus pandang yang harganya lebih mahal dari bahan kawat standar.

Fungsional

Bisa dilepas dan dipasang sesuai instruksi dokter gigi, penggunaan jenis ini kebanyakan untuk mensejajarkan kembali rahang atas dan bawah.

Temporary

Merupakan jenis yang juga bisa dibuka dan dipasang kapan saja. Fungsinya, untuk mengatasi masalah gigi yang tidak parah. Contoh, gigi yang mengalami kebengkokan sehingga butuh upaya untuk membuatnya lurus alami dan tidak makan banyak tempat.

Lingual

Kebalikan dari behel permanen, karena kawat petaknya ditempatkan pada bagian belakang gigi.

Retainer

Behel yang dipakai usai treatment behel, untuk memastikan posisi gigi sudah tepat.

Demikianlah penjelasan tentang behel yang jadi bagian dari perawatan gigi jangka panjang. Anda bisa konsultasi dengan dokter gigi Jogja untuk menentukan. Apakah Anda perlu menggunakannya atau tidak.

Di-tag pada:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *